Rata-Rata Bergerak — Memahami Grafik Harga
Rata-rata pergerakan sederhana (SMA) mengambil harga penutupan dari sejumlah periode terakhir dan merata-ratakannya, kemudian memplot rata-rata tersebut sebagai garis halus…
Apa yang Dilakukan oleh Rata-Rata Bergerak?
Rata-rata pergerakan sederhana (SMA) mengambil harga penutupan dari sejumlah periode terakhir dan merata-ratakannya, kemudian memplot rata-rata tersebut sebagai garis halus pada grafik. Saat setiap periode baru berakhir, harga terlama akan hilang dan harga terbaru akan ditambahkan — rata-rata tersebut 'bergerak' maju seiring waktu.
Moving average digunakan untuk menghaluskan fluktuasi jangka pendek sehingga trader dapat lebih mudah melihat arah pergerakan harga yang mendasarinya.
[Baca pelajaran: Moving Averages](/learn-to-trade/understanding-price-charts/moving-averages)
Menghitung SMA 14 Periode
Untuk menghitung SMA (Standard Average Moving Average), jumlahkan harga penutupan untuk jumlah periode yang dipilih, lalu bagi dengan jumlah periode tersebut.
**Contoh Pengerjaan: SMA 14 Periode:** Misalkan 14 harga penutupan harian terakhir (dari terlama hingga terbaru) untuk suatu pasangan mata uang adalah: 1.1000, 1.1010, 1.1005, 1.1020, 1.1030, 1.1025, 1.1040, 1.1050, 1.1045, 1.1060, 1.1070, 1.1065, 1.1080, 1.1090. Menjumlahkan semua 14 nilai tersebut menghasilkan 15.4590. Membagi dengan 14 memberikan SMA tepat 1.1042143, yang biasanya akan dibulatkan menjadi sekitar 1.1042 pada grafik.
[Baca pelajaran: Moving Averages](/learn-to-trade/understanding-price-charts/moving-averages)
Rata-Rata Pergerakan Jangka Pendek vs. Jangka Panjang
Rata-rata pergerakan yang lebih pendek (seperti SMA 10 periode) bereaksi lebih cepat terhadap perubahan harga terkini, sedangkan rata-rata pergerakan yang lebih panjang (seperti SMA 50 periode atau 200 periode) bereaksi lebih lambat dan mencerminkan pandangan yang lebih luas tentang tren.
Para trader terkadang mengamati pergerakan rata-rata yang lebih pendek yang melintas di atas atau di bawah pergerakan rata-rata yang lebih panjang sebagai cara untuk mengukur pergeseran momentum, yang sering disebut sebagai persilangan rata-rata pergerakan (moving average crossover).
[Baca pelajaran: Moving Averages](/learn-to-trade/understanding-price-charts/moving-averages)
Batasan yang Perlu Diingat
Karena moving average sepenuhnya didasarkan pada harga masa lalu, secara alami ia tertinggal dari harga saat ini — ia memberi tahu Anda di mana harga telah berada pada posisi rata-rata, bukan ke mana harga akan bergerak selanjutnya.
Dalam pasar yang trennya kuat, moving average dapat bertindak seperti support atau resistance dinamis, tetapi dalam pasar yang bergejolak dan sideways, harga dapat berayun bolak-balik melintasi moving average berulang kali, menghasilkan sinyal yang menyesatkan. Seperti alat-alat lain dalam pelajaran ini, moving average menggambarkan probabilitas dan kecenderungan, bukan kepastian.
[Baca pelajaran: Moving Averages](/learn-to-trade/understanding-price-charts/moving-averages)